LAUT PADANG PARIAMAN DILIRIK SERIUS—KADIS PERIKANAN KHAIRUL NIZAM & MULAWARMAN SIAP “GUNCANG” PARIWISATA DAN EKONOMI NELAYAN!
LAUT PADANG PARIAMAN DILIRIK SERIUS—KADIS PERIKANAN KHAIRUL NIZAM & MULAWARMAN SIAP “GUNCANG” PARIWISATA DAN EKONOMI NELAYAN!
Padang Pariaman — Angin segar berhembus dari pesisir Sumatera Barat! Kepala Dinas Perikanan, , melakukan diskusi panas dan strategis bersama tokoh penggerak pembangunan maritim, . Topiknya tak main-main: mengubah laut Padang Pariaman menjadi pusat pariwisata bahari sekaligus lumbung ekonomi nelayan!
Dalam pertemuan yang berlangsung penuh gagasan brilian tersebut, keduanya sepakat bahwa potensi laut Padang Pariaman selama ini belum digarap maksimal. Padahal, garis pantai yang panjang, kekayaan hasil laut, hingga panorama alam yang eksotis dinilai mampu bersaing dengan destinasi unggulan nasional.
“Ini bukan sekadar wacana. Kita ingin laut menjadi mesin ekonomi baru bagi masyarakat,” tegas dengan penuh optimisme.
Sementara itu, menyoroti pentingnya sinergi antara sektor perikanan dan pariwisata. Menurutnya, jika dikelola dengan serius, kawasan pesisir bisa menjadi magnet wisata sekaligus pusat produksi hasil laut berkualitas tinggi.
Beberapa langkah konkret mulai dibahas dalam diskusi tersebut, di antaranya:
- Pengembangan wisata bahari berbasis nagari
- Peningkatan fasilitas pelabuhan nelayan
- Pelatihan nelayan menuju ekonomi kreatif berbasis laut
- Branding produk hasil laut agar menembus pasar lebih luas
Tak hanya itu, konsep “wisata tangkap & kuliner laut langsung dari nelayan” juga digadang-gadang menjadi daya tarik unik yang bisa menarik wisatawan lokal hingga mancanegara.
Program ini diyakini akan berdampak langsung pada kesejahteraan nelayan. Mereka tidak hanya bergantung pada hasil tangkapan, tetapi juga bisa terlibat dalam sektor pariwisata—mulai dari pemandu wisata laut hingga pelaku usaha kuliner.
Masyarakat pun mulai berharap, langkah nyata ini tidak berhenti di meja diskusi. Banyak yang menilai, jika program ini benar-benar dijalankan, maka Padang Pariaman berpotensi menjadi ikon baru wisata bahari di Sumatera Barat.
Kini semua mata tertuju pada realisasi program ini. Akankah laut Padang Pariaman benar-benar bangkit menjadi kekuatan ekonomi baru?
Satu hal yang pasti—diskusi antara dan telah membuka harapan besar: laut bukan lagi sekadar pemandangan, tapi masa depan!


Komentar via Facebook