SKANDAL TANJUNG KALIAN: Kawasan Dermaga Jadi "Sarang" Sepit Tambang Ilegal, Nelayan Menjerit, Siapa Main Mata?
SKANDAL TANJUNG KALIAN: Kawasan Dermaga Jadi "Sarang" Sepit Tambang Ilegal, Nelayan Menjerit, Siapa Main Mata?
INVESTIGASI KHUSUS: WAJAH PARIWISATA TERCORENG!
MENTOK, BANGKA BARAT – Pemandangan memuakkan kini menghiasi salah satu ikon wisata dan gerbang masuk Pulau Bangka, Pantai Tanjung Kalian, Kecamatan Mentok. Kawasan yang seharusnya menjadi kebanggaan daerah, tepatnya di samping Dermaga ASDP dan Dermaga LPG Menkiong, kini berubah drastis menjadi pangkalan "hantu" bagi puluhan sepit (speedboat) penambang ilegal.
Kondisi ini tidak hanya merusak estetika pantai yang mulai terlihat kumuh dan semrawut, tetapi juga memicu kemarahan warga lokal, terutama para nelayan yang ruang geraknya kini terhimpit oleh aktivitas gelap tersebut.emandangan Miris: !
Pantauan di lapangan menunjukkan pemandangan yang kontras. Di satu sisi berdiri fasilitas vital negara, namun tepat di sampingnya, puluhan sepit penambang bersandar seolah-olah area tersebut adalah pelabuhan resmi.
"Dulu kawasan ini bersih, sekarang lihat sendiri. Kesannya kotor, kumuh, dan tidak ada wibawanya sama sekali. Ini pintu masuk orang luar ke Bangka Barat, apa tidak malu pemerintah melihat kekacauan ini?" ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya dengan nada geram.
Aktivitas sepit-sepit tambang ini dilaporkan telah melumpuhkan aktivitas nelayan setempat. Ruang tambat yang seharusnya milik nelayan tradisional kini "dijajah" oleh kepentingan tambang ilegal. Para nelayan mengeluh kesulitan menyandarkan perahu dan merasa terintimidasi oleh hiruk pikuk aktivitas yang diduga tidak berizin tersebut.
Pertanyaan besar kini mencuat ke permukaan: Siapa yang berani memberi izin pangkalan ilegal ini berdiri di lokasi yang sangat strategis dan dekat dengan objek vital nasional?
Dugaan adanya pungutan liar (Pungli) pun menguat. Masyarakat mulai mempertanyakan:
Siapa yang memungut bayaran kepada para pemilik sepit tersebut?
Ke mana aliran uangnya? Apakah masuk ke kas daerah atau justru menguap ke kantong-kantong pribadi oknum yang "bermain mata"?
Bagaimana mungkin aktivitas sevulgar ini bisa berlangsung tanpa tersentuh hukum?
Masyarakat Mentok kini menuntut aksi nyata, bukan sekadar janji manis di atas kertas. Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, aparat penegak hukum, dan dinas terkait didesak untuk segera:
Turun ke Lapangan: Lakukan sidak dan tertibkan seluruh sepit tambang dari lokasi tersebut tanpa kompromi!
Bersihkan Kawasan: Kembalikan fungsi Pantai Tanjung Kalian sebagai kawasan wisata dan area kerja nelayan yang bersih.
Usut Tuntas Oknum: Tangkap dan tindak tegas siapa pun yang menjadi "beking" atau pemungut biaya ilegal demi kepentingan pribadi.
"Jangan sampai kepentingan segelintir oknum penguasa dan pengusaha tambang ilegal mengorbankan wajah daerah dan nasib nelayan kecil. Mentok butuh ketegasan, bukan pembiaran!"
#SaveTanjungKalian #MentokDaruratKetegasan #BangkaBaratBersih #NelayanMenjerit


Komentar via Facebook