Banjir Rob Kembali Rendam Kampung Tanjung Laut
Banjir Rob Kembali Rendam Kampung Tanjung Laut
Banjir Rob Kembali Rendam Kampung Tanjung Laut, Warga Harapkan Solusi Nyata dari Pemerintah
MENTOK, BANGKA BARAT – Banjir rob akibat pasang air laut kembali merendam permukiman warga di Kampung Tanjung Laut, RT 01 RW 14, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, pada Selasa (16/6/2026) dini hari.
Berdasarkan pantauan di lapangan, air mulai memasuki kawasan permukiman sekitar pukul 21.30 WIB dan terus menggenangi sejumlah rumah warga. Fenomena ini bukanlah kejadian baru bagi masyarakat setempat. Banjir rob telah menjadi peristiwa yang berulang hampir setiap tahun, terutama pada periode Desember hingga Juni.
Salah seorang warga yang telah lama menetap di kawasan tersebut mengungkapkan bahwa masyarakat sudah sangat akrab dengan kondisi tersebut. Namun, hingga kini mereka masih berharap adanya langkah konkret dari pemerintah untuk mengatasi persoalan yang terus berulang.
“Banjir seperti ini hampir setiap tahun terjadi, terutama dari bulan Desember sampai Juni. Kami berharap ada solusi yang benar-benar bisa mengurangi dampaknya bagi warga,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Menurut warga, genangan air tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga berpotensi merusak fasilitas rumah tangga, mengancam kesehatan lingkungan, serta menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir tersebut.
Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait dapat melakukan kajian menyeluruh terhadap kondisi kawasan Tanjung Laut. Beberapa usulan yang muncul dari warga antara lain pembangunan sistem pengendalian banjir rob, seperti pintu air dan saluran drainase yang memadai, peninggian infrastruktur permukiman, hingga program relokasi bagi warga yang tinggal di kawasan paling rentan terdampak pasang air laut.
Warga menilai bahwa persoalan banjir rob bukan lagi sekadar masalah musiman, melainkan persoalan yang membutuhkan penanganan jangka panjang dan terencana agar keselamatan serta kenyamanan masyarakat dapat terjamin.
Dengan kondisi yang terus berulang dari tahun ke tahun, masyarakat Tanjung Laut berharap pemerintah tidak hanya melakukan penanganan sementara, tetapi juga menghadirkan solusi permanen yang mampu mengurangi risiko banjir rob di masa mendatang.
Hingga berita ini diterbitkan, warga masih menunggu langkah nyata dari pemerintah dan pihak terkait untuk menjawab keresahan masyarakat pesisir yang selama bertahun-tahun hidup berdampingan dengan ancaman banjir pasang air laut.
(Tim Investigasi Lapangan)


Komentar via Facebook