Bupati John Kenedy Azis Sambut Kunjungan Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Surau Gadang Syekh Burhanuddin
Bupati John Kenedy Azis Sambut Kunjungan Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Surau Gadang Syekh Burhanuddin
Jka-Rahmat
PADANG PARIAMAN — Bupati John Kenedy Azis menyambut kunjungan Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon di Surau Gadang Syekh Burhanuddin, Kamis (12/3/2026). Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pelestarian dan pengembangan warisan budaya di daerah.
Dalam sambutannya, Bupati John Kenedy Azis menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menteri Kebudayaan ke salah satu situs sejarah penting di Ranah Minangkabau tersebut. Ia menegaskan bahwa Padang Pariaman memiliki kekayaan budaya yang besar, baik berupa cagar budaya maupun warisan budaya tak benda yang masih hidup dan berkembang di tengah masyarakat.
“Sejak tahun 2022 hingga 2025 tercatat sebanyak 98 cagar budaya di Padang Pariaman, dan Makam Syekh Burhanuddin telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya Tingkat Nasional. Selain itu, terdapat 15 Warisan Budaya Tak Benda yang juga telah ditetapkan secara nasional,” ujar Bupati.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan kebanggaan sekaligus tanggung jawab bersama untuk terus menjaga dan melestarikan budaya daerah. Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman juga baru-baru ini menerima Penghargaan Abyakta, yang diberikan kepada 10 kepala daerah di Indonesia sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian terhadap pelestarian budaya.
Pada kesempatan tersebut, John Kenedy Azis juga berharap agar Surau Gadang Syekh Burhanuddin dapat ditetapkan sebagai Cagar Budaya Tingkat Nasional mengingat nilai sejarah, spiritual, dan budaya yang sangat besar bagi masyarakat Minangkabau.
Dalam kunjungan itu, Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon turut menyerahkan bantuan bagi korban bencana berupa 300 paket perlengkapan alat salat kepada jamaah Surau Gadang.
Kegiatan tersebut juga dihadiri unsur Forkopimda Padang Pariaman, Kepala Dinas Kebudayaan Sumatera Barat, Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah III Sumatera Barat, serta tokoh adat, alim ulama, cadiak pandai, dan bundo kanduang yang turut menyaksikan momen penting dalam upaya pelestarian budaya di daerah.


Komentar via Facebook