Figur Ustadz dan Aktivis Muda, Wahid Dlaifullah Muncul Sebagai Kandidat Kuat Walinagari Pauh Kambar
Figur Ustadz dan Aktivis Muda, Wahid Dlaifullah Muncul Sebagai Kandidat Kuat Walinagari Pauh Kambar
Pilwana Padang Pariaman
PADANG PARIAMAN – Kontestasi Pemilihan Walinagari (Pilwana) serentak di Kabupaten Padang Pariaman mulai memanas. Di Nagari Pauh Kambar, Kecamatan Nan Sabaris, salah satu nama yang menjadi perhatian masyarakat adalah Wahid Dlaifullah, sosok muda yang dikenal aktif di bidang dakwah, pendidikan, dan kepemudaan.
Ketua DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Padang Pariaman itu resmi maju sebagai calon Walinagari Pauh Kambar setelah menyerahkan berkas persyaratan sesuai tahapan Pilwana yang tengah berjalan.
Pria kelahiran Jakarta tahun 1992 yang kini menetap di Korong Gunung Basi, Pauh Kambar tersebut dinilai memiliki pengalaman organisasi dan kepemimpinan yang kuat. Selain memimpin BKPRMI Padang Pariaman, Wahid juga aktif di Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Padang Pariaman, organisasi yang menaungi para juru dakwah dan tokoh pendidikan Islam.
Tak hanya itu, Wahid juga dikenal sebagai seorang ustadz dan dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Kepala SDIT Cahaya Hati Bidang Kesiswaan sekaligus Guru Tahfidz, yang semakin memperkuat citranya sebagai figur yang dekat dengan dunia pendidikan dan pembinaan generasi muda.
Maju dalam Pilwana tahun ini, Wahid mengaku mendapat dorongan kuat dari berbagai elemen masyarakat yang menginginkan adanya perubahan dan pembaruan dalam tata kelola pemerintahan nagari.
“Alhamdulillah, dukungan dan dorongan masyarakat Pauh Kambar menjadi motivasi tersendiri bagi saya untuk bersama-sama mewujudkan perubahan dalam pemerintahan nagari ke depan,” ujar Wahid kepada awak media.
Menurutnya, kepemimpinan Nagari Pauh Kambar ke depan harus mampu menjawab berbagai tantangan zaman, mulai dari penguatan ekonomi masyarakat, peningkatan pelayanan publik, hingga pemberdayaan pemuda agar lebih aktif dan produktif dalam pembangunan.
“Nagari harus hadir menjawab kebutuhan masyarakat. Penguatan ekonomi rakyat, pelayanan yang cepat dan transparan, serta pembinaan generasi muda menjadi fokus utama,” tegasnya.
Dalam visi dan misinya, Wahid juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau sebagai landasan utama dalam menjalankan pemerintahan nagari.
Ia menilai kolaborasi antara unsur niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, dan pemuda menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.
“Kolaborasi seluruh unsur nagari adalah kekuatan besar. Dengan semangat musyawarah dan kebersamaan, InsyaAllah Pauh Kambar bisa lebih maju,” katanya.
Langkah Wahid maju sebagai calon Walinagari disambut positif oleh sejumlah tokoh masyarakat. Mereka menitipkan harapan besar agar Pilwana tahun ini menjadi momentum lahirnya pemimpin yang mampu membawa perubahan nyata bagi kesejahteraan warga.
Pilwana serentak yang dijadwalkan berlangsung akhir Juni mendatang dipandang sebagai momentum penting bagi masyarakat untuk menentukan arah masa depan nagari, menuju kemajuan, kemandirian, dan kesejahteraan bersama.
Masyarakat Pauh Kambar kini menaruh harapan agar pemimpin yang terpilih nantinya benar-benar mampu membawa semangat perubahan yang berpihak pada rakyat.


Komentar via Facebook