GEMPAR! SKANDAL PDF PILWANA PAUH KAMBAR: INCUMBENT TERSUNGKUR DI DASAR RANKING, DINYATAKAN TIDAK LULUS!
GEMPAR! SKANDAL PDF PILWANA PAUH KAMBAR: INCUMBENT TERSUNGKUR DI DASAR RANKING, DINYATAKAN TIDAK LULUS!
PILWANA PAUH KAMBAR
PAUH KAMBAR –
Jagat maya dan masyarakat Nagari Pauh Kambar mendadak guncang! Sebuah dokumen PDF Pengumuman Nomor: 06/PAN-PWN/IV/2026 yang bocor ke publik mengungkap hasil seleksi tambahan Bakal Calon Wali Nagari yang sangat mengejutkan.
Kejutan Besar: Nama Besar Tumbang!
Berdasarkan dokumen resmi tertanggal 30 April 2026, drama besar terjadi di Sekretariat Panitia Pemilihan Wali Nagari Pauh Kambar. Dari 6 kandidat yang bertarung memperebutkan tiket pencalonan, satu nama yang sangat dikenal, M. NUR, S.Pd, harus menerima kenyataan pahit: TIDAK LULUS.
Skor Wawancara Anjlok Jadi Sorotan
Data dalam dokumen tersebut menunjukkan ketimpangan nilai yang sangat drastis:
M. NUR, S.Pd sebenarnya memimpin di nilai administrasi dengan skor tertinggi yakni 23.
Namun, posisinya terjun bebas akibat nilai Wawancara yang hanya menyentuh angka 62, jauh di bawah kandidat lainnya.
Dengan total nilai 158, beliau terpuruk di Ranking 6 dan secara otomatis tereliminasi dari bursa calon.
Lima "Ksatria" Melaju ke Babak Final
Sementara itu, lima kandidat lainnya dipastikan melenggang dengan status LULUS:
WAHID DLAIFULLAH: Ranking 1 dengan total nilai fantastis 184.
SYAFRUDDIN: Ranking 2 dengan total nilai 183.
IR. RIDWAN BOER: Ranking 3 dengan total nilai 183.
WAHYUDI YUSMAN: Ranking 4 dengan total nilai 183.
RONALD TRIBUANA THAMRIN: Ranking 5 dengan total nilai 179.
Panitia Tegaskan Transparansi
Dokumen tersebut ditandatangani langsung oleh jajaran Panitia Pemilihan Wali Nagari Pauh Kambar, termasuk Ketua Edri Ilhadi, ST, Sekretaris Efrita Z, S.Pd, serta para anggota. Seleksi ketat yang meliputi Administrasi, Kompetensi, dan Wawancara ini membuktikan bahwa tidak ada tempat bagi mereka yang tidak mampu memenuhi standar nilai, meski memiliki poin administrasi yang tinggi.
Kini, perhatian seluruh warga tertuju pada lima calon yang lulus. Siapakah yang akan memenangkan hati rakyat Pauh Kambar? Satu yang pasti, tumbangnya kandidat di posisi terbawah ini menjadi peringatan keras bagi siapa pun: Performa di lapangan adalah kunci, bukan sekadar berkas di atas meja!


Komentar via Facebook