Gerak Cepat Penanganan Fathan: Sinergi Dinsos, Dinkes, Baznas dan TKSK di Kayu Tanam
Gerak Cepat Penanganan Fathan: Sinergi Dinsos, Dinkes, Baznas dan TKSK di Kayu Tanam
Kayu Tanam, Padang Pariaman — Kepedulian terhadap warga yang membutuhkan kembali ditunjukkan melalui kolaborasi lintas sektor di Kecamatan 2x11 Kayu Tanam. Pada Kamis, 2 April 2026, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kabupaten Padang Pariaman mendampingi Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Padang Pariaman beserta jajaran, Dinas Kesehatan, serta Ketua Baznas dalam melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi seorang bayi, Muhammad Fathan Abdillah.

Fathan yang baru berusia 6 bulan, merupakan warga Padang Lapai, Nagari Guguak. Ia tengah berjuang melawan sejumlah penyakit berat, di antaranya meningitis (infeksi selaput otak), TB paru, serta kelainan langit-langit mulut (palatoskizis). Saat ini, Fathan juga membutuhkan bantuan oksigen untuk bernapas. Kondisinya semakin memprihatinkan karena ia diasuh oleh sang ibu yang berstatus janda dengan dua orang anak.
Dalam kunjungan tersebut, tim gabungan melakukan assessment langsung untuk memastikan penanganan yang tepat dan terintegrasi. Dinas Sosial P3A Kabupaten Padang Pariaman menyalurkan bantuan berupa sembako, kebutuhan harian, serta perlengkapan khusus untuk bayi Fathan.

Sementara itu, Baznas Kabupaten Padang Pariaman turut memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp1.500.000 sebagai bentuk dukungan terhadap keluarga.
Dinas Kesehatan juga mengambil peran penting dengan memastikan pelayanan medis berjalan maksimal, termasuk penyediaan oksigen dan kebutuhan kesehatan lainnya bagi Fathan.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua ASPILA, Azwar Anas, yang selama ini dikenal aktif membantu Fathan. Dukungan juga datang dari unsur Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Puskesmas Kayu Tanam, Wali Nagari Guguak, Wali Korong, serta Bidan Desa.

Peran TKSK Kecamatan 2x11 Kayu Tanam menjadi ujung tombak dalam penanganan kasus ini. Mulai dari koordinasi lintas sektor, pengurusan administrasi assessment ke Dinas Sosial, pengajuan bantuan ke Baznas, hingga proses pengurusan BPJS Pemda dan DTSEN, semuanya dilakukan secara cepat dan terstruktur.
Langkah cepat ini mencerminkan sinergi kuat antara pemerintah daerah, lembaga sosial, dan masyarakat dalam menangani Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Pelayanan responsif seperti ini diharapkan terus berlanjut demi memastikan setiap warga mendapatkan perhatian yang layak.
Doa dan harapan terus mengalir untuk kesembuhan Fathan. Semoga ia segera pulih, dan sang ibu diberi kekuatan dalam mendampingi anaknya melewati ujian ini. Aamiin.
#januar#


Komentar via Facebook