H. Arisal Aziz Sumbangkan Seluruh Gaji untuk Pekerja Sosial Keagamaan dan Anak Yatim

H. Arisal Aziz Sumbangkan Seluruh Gaji untuk Pekerja Sosial Keagamaan dan Anak Yatim

Bukti Nyata Arisal Aziz Peduli

H. Arisal Aziz Sumbangkan Seluruh Gaji untuk Pekerja Sosial Keagamaan dan Anak Yatim

T

 

Sumatera Barat — Sebuah langkah nyata kepedulian sosial ditunjukkan oleh H. Arisal Aziz, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi XIII dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga menjabat sebagai Ketua DPW PAN Sumatera Barat. Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Sumatera Barat II (Sumbar II) ini diketahui menyumbangkan seluruh gaji beserta tunjangannya untuk membantu masyarakat yang mengabdi di bidang sosial keagamaan di tingkat akar rumput.

Komitmen tersebut disampaikan melalui perwakilan H. Arisal Aziz dalam sebuah pertemuan silaturahmi dengan masyarakat. Dalam rekaman video yang beredar, seorang pria berpakaian merah menjelaskan bahwa seluruh penghasilan yang diterima sebagai anggota DPR RI tidak digunakan untuk kepentingan pribadi, melainkan disalurkan kepada para pekerja sosial keagamaan serta anak yatim.

“Bapak Haji ini, seluruh gaji dan tunjangannya tidak beliau pakai. Semuanya disumbangkan untuk labai, rubiah (guru mengaji atau tokoh agama), serta tukang mandian mayik atau petugas pemandi jenazah,” ujar perwakilan tersebut di hadapan warga yang hadir.

Menurutnya, program bantuan tersebut merupakan kegiatan sosial yang terus berjalan setiap tahun. Untuk periode tahun ini, wilayah yang menjadi sasaran penyaluran bantuan adalah Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam.

Namun demikian, proses distribusi bantuan saat ini masih mengalami penundaan karena kendala administratif terkait kelengkapan data penerima manfaat dari masing-masing nagari atau kelurahan.

“Untuk tahun ini sebenarnya target kita Bukittinggi dan Agam. Tapi mohon maaf, bantuan belum bisa kami bagikan karena datanya belum lengkap dari masing-masing desa atau nagari,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa setiap kelurahan atau nagari diharapkan dapat mengajukan perwakilan penerima bantuan agar dana tersebut dapat disalurkan secara merata dan tepat sasaran. Oleh karena itu, masyarakat serta aparatur nagari dan kelurahan diminta segera melengkapi data agar bantuan dapat segera diberikan kepada pihak yang berhak menerimanya.

Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas program, pihaknya juga menegaskan bahwa seluruh bantuan yang disalurkan tidak mengalami pemotongan sedikit pun. Hal tersebut telah dibuktikan pada program serupa yang dilaksanakan pada tahun sebelumnya di Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman.

“Untuk tahun lalu di Padang Pariaman dan Kota Pariaman sudah kita bagikan semuanya. Tidak ada dipotong sedikit pun,” tegasnya.

Program sosial yang diinisiasi oleh H. Arisal Aziz ini mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai sebagai wujud nyata kepedulian seorang wakil rakyat terhadap para pekerja sosial keagamaan yang selama ini berperan penting dalam kehidupan masyarakat. Melalui bantuan tersebut, diharapkan kesejahteraan para pengabdi di bidang keagamaan serta anak yatim dapat semakin diperhatikan. ?