Laju PETI di Sungai Mensubang Kian Masif, Masyarakat Nanga Tayap Desak APH Turun Tangan
Laju PETI di Sungai Mensubang Kian Masif, Masyarakat Nanga Tayap Desak APH Turun Tangan
TIM KPK NEWS INDO
NANGA TAYAP, KETAPANG , 24 September 2026
Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di sepanjang aliran Sungai Mensubang, Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang, kian meresahkan masyarakat lokal.
Berdasarkan pemantauan warga di lapangan, jumlah rakit/jontrok penambang melonjak drastis hanya dalam rentang waktu satu hari.
Awalnya terdata lima unit operasional, namun dalam waktu singkat angka tersebut melonjak menjadi 10 unit.
Lonjakan yang sangat cepat ini memicu keprihatinan mendalam terkait ancaman kerusakan lingkungan hidup dan kualitas air sungai yang menjadi tumpuan hidup warga.
Solusi dan Sinergi: Mendorong Ketegasan APH
Masyarakat menyadari pentingnya menjaga keharmonisan dan kepercayaan publik terhadap instansi penegak hukum di wilayah Nanga Tayap. Untuk mencegah timbulnya narasi negatif atau persepsi pembiaran di tengah publik, warga secara terbuka mendorong kerja sama aktif dan aksi nyata di lapangan.
Pernyataan Sikap Masyarakat:
Kami tidak ingin timbul kecurigaan atau persepsi negatif dari publik terhadap APH setempat.
Oleh karena itu, kami memohon ketegasan dan respon cepat dari jajaran Polsek Nanga Tayap serta Koramil untuk segera turun melakukan pengecekan lapangan dan menindak tegas para pelaku penambangan liar.
Dampak lingkungan ini sangat merugikan masyarakat luas."
Selain masyarakat berharap kepada APH setempat untuk segera bertindak kepada para pelaku PETI,
Dimana Kepala Desa MENSUBANG ?,
Diharapkan Kades Mensubang juga harus dapat berperan aktif dan mencarikan solusi terbaik kepada warganya, agar tidak ada kecurigaan yang mendasar dan jangan sampai Kades dianggap kurang peka terhadap keluhan warganya dan sehingga dihawatirkan ada dugaan Kades ikut bermain dan hal ini harus dihindari.
Mengingat permasalah PETI di Desa MENSUBANG ini sudah berjalan cukup lama dan pelaku tidak pernah tersentuh hukum, maka selain jajaran Polsek dan Koramil, warga juga mengharapkan adanya koordinasi berjenjang antara APH penegak hukum setempat dengan jajaran APH ditingkat yang lebih tinggi, Seperti Tim Penyidik Dari Polda Kalbar dan Tim Kejati Kalbar.
Agar kasus PETI di Desa MENSUBANG tidak berlarut larut dan akibatnya akan memberikan dampak kerugian semakin besar kepada masyarakat Desa MENSUBANG.
Sumber Berita: Investigasi Awak Media & Informasi Warga .
Editor: PERS KPK NEWS INDO


Komentar via Facebook