Pemberdayaan Masyarakat melalui Budidaya BSF di Setiap Nagari Oleh Tomy Chandra
Pemberdayaan Masyarakat melalui Budidaya BSF di Setiap Nagari Oleh Tomy Chandra
Sampah Membawa Berkah
Upaya membangun kemandirian masyarakat terus dilakukan melalui inovasi yang menyentuh langsung kebutuhan warga dan lingkungan. Di Pauh Kambar, sebuah langkah nyata sedang digerakkan oleh Tomy Chandra melalui program budidaya Black Soldier Fly (BSF) atau maggot sebagai pengurai sampah organik yang bernilai ekonomi.
Saat ini, program tersebut telah memasuki tahap pembibitan, sebagai fondasi awal menuju pengembangan yang lebih luas di setiap nagari. Kehadiran budidaya BSF bukan hanya menjadi solusi pengelolaan limbah organik, tetapi juga membuka peluang besar bagi masyarakat untuk memperoleh manfaat ekonomi secara berkelanjutan.
Melalui maggot BSF, limbah organik rumah tangga, pasar, maupun sisa hasil pertanian dapat diolah menjadi pakan ternak dan ikan yang murah bahkan gratis. Ini menjadi terobosan penting di tengah meningkatnya biaya pakan yang selama ini menjadi beban bagi peternak dan pembudidaya ikan.
Tomy Chandra merencanakan agar setiap nagari memiliki kandang maggot sendiri, sehingga seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari program ini. Dengan adanya kandang maggot di setiap wilayah, sampah organik tidak lagi menjadi masalah lingkungan, tetapi berubah menjadi sumber daya yang produktif.
Program ini juga diharapkan mampu mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis lingkungan, menciptakan lapangan usaha baru, serta menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya pengelolaan sampah yang modern dan ramah lingkungan.
“Limbah organik yang selama ini dianggap tidak berguna, melalui budidaya BSF dapat diubah menjadi pakan berkualitas dan bernilai ekonomis. Ini adalah langkah menuju nagari yang mandiri, bersih, dan produktif,” ungkap Tomy Chandra.
Dengan semangat gotong royong dan inovasi, program budidaya BSF di Pauh Kambar diharapkan menjadi contoh pemberdayaan masyarakat yang mampu membawa perubahan nyata, dari persoalan sampah menjadi peluang kesejahteraan bersama.


Komentar via Facebook