Pengelola SPBN Kecamatan Tempilang Bantah Kelangkaan Biosolar
Pengelola SPBN Kecamatan Tempilang Bantah Kelangkaan Biosolar
Pengelola SPBN Kecamatan Tempilang Bantah Kelangkaan Biosolar, Distribusi Dipastikan Sesuai Data Penerima
BANGKA BARAT – Menanggapi pemberitaan terkait keluhan sejumlah nelayan mengenai dugaan sulitnya memperoleh Biosolar bersubsidi di SPBN Desa Benteng Kota, Kecamatan Tempilang, pihak pengelola SPBN memberikan klarifikasi bahwa penyaluran BBM subsidi selama ini dilakukan sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku.
Pengelola SPBN Desa Benteng Kota menegaskan bahwa pendistribusian Biosolar kepada nelayan dilakukan menggunakan sistem barcode yang terhubung dengan data penerima yang telah terdaftar. Dengan sistem tersebut, setiap transaksi dapat terpantau dan disesuaikan dengan kuota yang telah ditetapkan.
"Kami memastikan penyaluran Biosolar dilakukan berdasarkan data nelayan yang telah terdaftar dan menggunakan barcode sebagai alat verifikasi. Selama ini sangat jarang terjadi kekurangan BBM bagi nelayan yang masuk dalam data penerima resmi," ujar pengelola SPBN saat dimintai keterangan, Selasa (16/6/2026).
Menurutnya, apabila terdapat nelayan yang tidak memperoleh BBM, hal tersebut biasanya disebabkan oleh kuota harian yang telah digunakan sesuai alokasi atau nelayan yang bersangkutan belum terdata dalam sistem penerima subsidi.
Pihak SPBN juga membantah adanya praktik penyaluran yang tidak sesuai peruntukan. Seluruh distribusi, kata dia, dilakukan berdasarkan ketentuan yang ditetapkan pemerintah dan berada dalam pengawasan instansi terkait.
"Kami terbuka apabila ada pemeriksaan atau audit dari pihak berwenang. Justru dengan adanya audit, masyarakat dapat mengetahui bahwa distribusi Biosolar selama ini berjalan sesuai prosedur dan dapat dipertanggungjawabkan," katanya.
Pengelola menambahkan bahwa stok BBM subsidi yang diterima SPBN disalurkan sesuai kuota yang diberikan. Setiap penyaluran tercatat dalam sistem sehingga data penerimaan maupun distribusi dapat ditelusuri.
Selain itu, pihak SPBN mengimbau para nelayan yang merasa belum terakomodasi dalam sistem agar berkoordinasi dengan instansi terkait untuk proses pendataan, sehingga dapat memperoleh haknya sebagai penerima BBM subsidi.
"Kami selalu berupaya melayani kebutuhan nelayan secara maksimal. Tujuan kami sama, yakni memastikan Biosolar subsidi benar-benar diterima oleh nelayan yang berhak sesuai ketentuan yang berlaku,"


Komentar via Facebook