Petani Jangan Dibiarkan Berjuang Sendiri, OKK Syarikat Islam Padang Pariaman dan PAC Patamuan Soroti Nasib Pertanian Rakyat

Petani Jangan Dibiarkan Berjuang Sendiri, OKK Syarikat Islam Padang Pariaman dan PAC Patamuan Soroti Nasib Pertanian Rakyat

Padang Pariaman

Petani Jangan Dibiarkan Berjuang Sendiri, OKK Syarikat Islam Padang Pariaman dan PAC Patamuan Soroti Nasib Pertanian Rakyat

Padang Pariaman – Di tengah berbagai persoalan yang terus menghimpit kehidupan petani, mulai dari mahalnya biaya produksi, sulitnya akses permodalan, hingga ketidakpastian harga hasil panen, Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) Syarikat Islam Kabupaten Padang Pariaman bersama Pengurus Anak Cabang (PAC) Syarikat Islam Kecamatan Patamuan menggelar pertemuan penting untuk membahas masa depan usaha tani masyarakat.

Pertemuan yang berlangsung menjelang siang pada Senin (25/5/2026) di Rumah Makan Kulari, Nagari Tandikek Utara, dihadiri oleh pengurus OKK SI Padang Pariaman, Ketua PAC SI Patamuan Junaidi, serta didampingi oleh Bakri Hosen, Wali Korong Lubuak Aro.

Dalam diskusi tersebut, berbagai persoalan yang selama ini menjadi keluhan petani mengemuka. Para peserta menyoroti kondisi petani yang masih menghadapi berbagai kesulitan, sementara sektor pertanian sejatinya merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat pedesaan di Padang Pariaman.

Ketua PAC SI Patamuan, Junaidi, menegaskan bahwa petani tidak boleh terus-menerus menjadi pihak yang paling banyak bekerja namun paling sedikit menikmati hasil pembangunan.

"Petani adalah penyangga ketahanan pangan. Namun ironisnya, hingga hari ini masih banyak petani yang berjuang sendirian menghadapi berbagai persoalan. Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka akan semakin banyak generasi muda yang meninggalkan sektor pertanian," ujarnya.

Menurutnya, perhatian terhadap sektor pertanian tidak boleh hanya muncul saat musim panen atau ketika ada agenda seremonial semata. Yang dibutuhkan petani adalah program nyata yang mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka secara berkelanjutan.

Sementara itu, perwakilan OKK Syarikat Islam Padang Pariaman menilai bahwa pertanian rakyat harus menjadi prioritas pembangunan karena menyangkut langsung kehidupan sebagian besar masyarakat. Mereka menekankan pentingnya keberpihakan kepada petani melalui pendampingan, pelatihan, akses pasar, serta kemudahan memperoleh sarana produksi pertanian.

Dalam forum tersebut juga muncul harapan agar seluruh pemangku kepentingan tidak menutup mata terhadap berbagai persoalan yang dihadapi petani. Sebab tanpa perhatian yang serius, sektor pertanian berpotensi mengalami penurunan produktivitas yang pada akhirnya berdampak pada perekonomian masyarakat secara luas.

Bakri Hosen selaku Wali Korong Lubuak Aro menyampaikan bahwa aspirasi petani harus didengar dan diperjuangkan bersama. Ia berharap pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga melahirkan langkah-langkah konkret yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Masyarakat membutuhkan solusi, bukan sekadar janji. Pertanian adalah urat nadi kehidupan warga di banyak daerah. Karena itu, persoalan yang dihadapi petani harus menjadi perhatian bersama," katanya.

Pertemuan diakhiri dengan komitmen untuk memperkuat sinergi antara organisasi masyarakat, tokoh masyarakat, dan kelompok tani guna mendorong kemajuan sektor pertanian serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Padang Pariaman.

Pertemuan OKK Syarikat Islam Padang Pariaman dan PAC Patamuan membahas penguatan usaha tani masyarakat.

OKK SI Padang Pariaman, Ketua PAC Patamuan Junaidi, dan Wali Korong Lubuak Aro Bakri Hosen.

 

Senin, 25 Mei 2026, menjelang siang.

Where (Di mana): Rumah Makan Kulari, Nagari Tandikek Utara, Kabupaten Padang Pariaman.

: Karena masih banyak persoalan yang dihadapi petani, mulai dari biaya produksi, akses permodalan, hingga pemasaran hasil panen.

 

Melalui diskusi dan konsolidasi untuk mencari solusi serta mendorong lahirnya program-program yang berpihak kepada petani dan usaha tani masyarakat.