SEMINAR NASIONAL 2026: Reaktualisasi Moslem National Onderwijs, Syarikat Islam dan IAIB Bogor Dorong Transformasi Pendidikan Islam
SEMINAR NASIONAL 2026: Reaktualisasi Moslem National Onderwijs, Syarikat Islam dan IAIB Bogor Dorong Transformasi Pendidikan Islam
Syarikat Islam
Bogor – bersama akan menggelar Seminar Nasional 2026 bertajuk “Reaktualisasi Moslem National Onderwijs” pada Selasa, 7 April 2026 di Kampus IAIB Bogor.
Kegiatan ini menjadi forum intelektual strategis dalam merespons tantangan zaman yang terus berkembang, di mana pendidikan Islam tidak hanya dituntut untuk bertahan, tetapi juga mampu bertransformasi dan memimpin peradaban global.
Seminar nasional ini menghadirkan sebagai keynote speaker, yang akan menyampaikan gagasan utama terkait arah baru pendidikan Islam di era modern.
Selain itu, sejumlah tokoh pemikir dan praktisi turut menjadi pemateri, di antaranya , , serta . Diskusi akan dipandu oleh moderator .
Panitia menyampaikan bahwa seminar ini bertujuan merumuskan kembali peran strategis pendidikan Islam dalam mencetak generasi unggul, berdaya saing, serta memiliki nilai keislaman dan kebangsaan yang kuat.
“Ini bukan sekadar forum diskusi, tetapi juga ikhtiar kolektif untuk memperkuat posisi pendidikan Islam sebagai pilar utama peradaban,” ujar panitia dalam keterangan resminya.
Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB ini terbuka untuk umum dan dapat diikuti secara gratis. Peserta akan mendapatkan berbagai fasilitas, seperti penguatan wawasan keislaman dan kebangsaan, ruang jejaring strategis, serta e-sertifikat resmi.
Antusiasme masyarakat diharapkan dapat memperkaya diskursus sekaligus mempererat kolaborasi antar elemen umat dalam membangun sistem pendidikan Islam yang adaptif dan progresif.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan yang telah disediakan panitia, dengan kuota peserta terbatas.
Dengan terselenggaranya Seminar Nasional 2026 ini, diharapkan lahir gagasan-gagasan konstruktif yang mampu membawa pendidikan Islam menuju peran yang lebih signifikan dalam menjawab tantangan global dan membangun peradaban yang berkemajuan.


Komentar via Facebook